Oleh: Geidurrahman
Elmishry
Deskripsi:
“Secara umum, setting isi karya ini tak jauh beda dengan
karya sejenis yang telah ada. Hanya saja, kelebihan novel ini adalah penjelasan
dan pemaparan secara cerdas tentang bagaimana konflik Palestina-Israel yang
telah lama menahun itu menyeret emosi dan simpati banyak kalangan, termasuk
Jaka, mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Mesir dan menjadi figur sentral
dalam novel ini. Penjelasan itu makin menarik karena dilengkapi dengan
pengetahuan dan sejarah konflik dari perspektif agama samawi (Islam, Kristen,
dan Yahudi) sejak berabad-abad lampau, dalam bahasa yang enak dan cair sehingga
mudah dipahami dan ditangkap isinya.” –Grafindo.
Pendapat ahli:
“Sebuah novel religius
yang ditampilkan dalam bingkai nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Kisah
inspiratif tentang dua anak manusia yang tengah menuntut ilmu di Mesir, dan
peduli terhadap perjuangan rakyat Palestina melawan pendudukan Zionis Israel.
Patut dibaca!” –KH. Dr. dr. Tarmizi Taher, Mantan Menteri Agama, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Kutipan dari buku:
“Pernahkah kamu dengar di sudut bangsamu mengenai an-Nukba?
Setelah parade kematian yang selalu mengubah definisi tentang ‘teror’? Itulah
hari-hari penyambung abad perjalanan bangsaku.” –halaman 169.
“Kau memang seorang dari bangsa lain, Jaka, kau memang
takkan bisa memahami secuil nasib sebuah bangsa yang bagiku sangat berarti...”
–halaman 178.
Edisi & cetakan:
Cetakan pertama, tahun 2008.
![]() |
| Bait-Bait Cinta Penerbit: Grafindo Khazanah Ilmu Tahun terbit: 2008 ISBN: 7973858362 Edisi: Paperback, 318 halaman Bahasa: Indonesia |

0 comments:
Posting Komentar